Advertisement
GIS Learning ArcGIS Network Analysis

Network Analyst Tools

Media Pembelajaran Interaktif untuk memahami konsep, komponen, dan penerapan analisis jaringan spasial menggunakan ArcGIS.

Pengenalan Network Analyst

ArcGIS Network Analyst adalah ekstensi canggih yang dirancang khusus untuk menyelesaikan masalah berbasis jaringan (network-based routing problems). Berbeda dengan analisis spasial biasa yang mengukur jarak lurus (Euclidean distance), Network Analyst menggunakan jaringan transportasi (seperti jalan raya, rel kereta, atau pipa) untuk mengukur jarak atau waktu tempuh sebenarnya yang dibatasi oleh aturan jaringan.

  • đŸ›Ŗī¸ Route (Rute Tercepat/Terpendek): Mencari jalan terbaik antara dua titik atau lebih.
  • đŸĨ Closest Facility (Fasilitas Terdekat): Menemukan fasilitas terdekat (misal: RS terdekat dari lokasi kecelakaan).
  • 📍 Service Area (Area Pelayanan): Membuat poligon area yang dapat dijangkau dalam waktu/jarak tertentu.
  • 🚚 Vehicle Routing Problem (VRP): Optimasi rute armada pengiriman dengan banyak pemberhentian dan batasan waktu (Time Windows).
  • đŸĸ Location-Allocation: Menentukan lokasi fasilitas baru terbaik untuk melayani permintaan (demand).
  • 📊 OD Cost Matrix: Membuat matriks jarak/waktu dari banyak titik asal (Origin) ke banyak titik tujuan (Destination).

Analyst Tools (Alat Analisis)

Di dalam lingkungan ArcGIS (baik ArcMap maupun ArcGIS Pro), Network Analyst menyediakan serangkaian Geoprocessing Tools dan User Interface Toolbar/Ribbon untuk mengatur, mengeksekusi, dan mengelola hasil analisis jaringan.

Fungsi Utama

Menyediakan interface untuk mengkonfigurasi parameter analisis seperti menambahkan Stops (titik singgah), Barriers (hambatan), dan mengatur properti analisis (waktu vs jarak).

Kapan Digunakan?

Digunakan pada tahap eksekusi setelah jaringan (Network Dataset) selesai dibangun dan siap digunakan.

Hal yang perlu diperhatikan:

  • Analyst tools tidak akan berfungsi jika Anda tidak memiliki Network Dataset yang valid.
  • Ekstensi lisensi "Network Analyst" harus diaktifkan (Check out) pada pengaturan ArcGIS Anda.
Advertisement

Network Dataset

Network Dataset adalah pondasi utama dalam analisis jaringan. Ini adalah model topologi cerdas yang mendefinisikan bagaimana elemen-elemen garis (jalan) terhubung satu sama lain dan aturan apa saja yang berlaku di dalamnya.

  • ➖ Edge: Garis yang membentuk jaringan (contoh: ruas jalan raya). Memiliki arah dan panjang.
  • 🔴 Junction: Titik tempat bertemunya dua Edge atau lebih (persimpangan). Digunakan untuk mentransfer perpindahan antar Edge.
  • â†Šī¸ Turn: Aturan transisi pergerakan di persimpangan.
  • 💰 Cost / Impedance: Hambatan atau biaya untuk melintasi suatu elemen. Biasanya berupa Jarak (Meter) atau Waktu (Menit). Analisis selalu mencari cost terkecil.
  • đŸšĢ Restriction: Larangan mutlak. Contoh: Jalan Satu Arah (One Way), Larangan Masuk Truk, atau Jalan Ditutup.
  • đŸĸ Hierarchy: Pengelompokan kelas jalan (Misal: 1=Jalan Tol, 2=Jalan Arteri, 3=Jalan Lokal) untuk mempercepat analisis pada area luas.

Diagram Interaktif: Struktur Jaringan

Klik elemen pada diagram di bawah untuk melihat penjelasannya.

Road A (Edge) Road B (Edge) Junction
Klik elemen garis (Edge) atau titik (Junction) pada diagram di atas.

Server (Network Analysis Service)

Dalam skala enterprise, proses analisis jaringan yang berat tidak selalu dilakukan di komputer lokal (Desktop). ArcGIS memungkinkan kita untuk mempublikasikan Network Dataset ke ArcGIS Server atau ArcGIS Enterprise sebagai Network Analysis Service.

Konsep Kerja

Service ini mengekspos kemampuan routing melalui REST API. Aplikasi web, mobile apps, atau sistem lain dapat mengirimkan koordinat titik (Request) ke Server. Server akan melakukan komputasi menggunakan Network Dataset yang tersimpan, lalu mengembalikan hasilnya berupa geometri garis rute dan instruksi arah (Response) ke client.

[ USER APP / WEB ]
↓ (Request: Start, End Points)
[ GIS SERVER ]
↓ (Execute Network Dataset)
[ NETWORK ANALYSIS ENGINE ]
↓ (Response: Route JSON/Geometry)
[ RESULT ON MAP ]

Turn Feature Class

Pada kenyataannya, pergerakan di persimpangan tidak selalu bebas. Terkadang ada larangan putar balik (U-Turn), larangan belok kanan, atau penalti waktu (Turn Delay) saat harus menunggu lampu merah. Turn Feature Class digunakan untuk memodelkan aturan-aturan spesifik di persimpangan ini.

  • Merupakan Line Feature Class yang mendefinisikan transisi minimal dari satu Edge (jalan masuk) ke Edge lain (jalan keluar) melewati sebuah Junction.
  • Bisa menyimpan informasi Turn Penalty (tambahan hambatan/waktu).
  • Bisa menyimpan informasi Turn Restriction (larangan belok).

Visualisasi Interaktif: Persimpangan

Klik panah pergerakan pada persimpangan di bawah ini.

Utara Selatan (Masuk) Barat Timur
Klik jalur panah pada persimpangan di atas.

Workflow Network Analyst

Langkah-langkah sistematis dalam menggunakan Network Analyst dari penyiapan data hingga interpretasi hasil.

1. Siapkan Data Jaringan (Geometri)
Pastikan data polyline jalan (Feature Class) memiliki topologi yang baik. Garis harus terputus (split) di setiap persimpangan.
2. Bangun Network Dataset (Build)
Buat Network Dataset di dalam Geodatabase. Tentukan Connectivity, Cost, dan Restriction.
3. Buat Network Analysis Layer
Gunakan toolbar Network Analyst untuk membuat layer analisis baru (misal: New Route, New Service Area).
4. Tambahkan Titik Input (Locations)
Masukkan titik Stops, Facilities, atau Incidents yang akan di-snap ke jaringan jalan terdekat.
5. Konfigurasi Parameter (Analysis Settings)
Tentukan parameter spesifik seperti Impedance, U-Turn policy, dan atribut lainnya.
6. Solve (Jalankan Analisis) & Interpretasi
Klik tombol Solve, periksa hasil rute, poligon, atau tabel arah yang dihasilkan.

Studi Kasus

Masalah: Mencari rute paling cepat dari Rumah Sakit menuju lokasi kecelakaan lalu lintas.

Data: Jaringan jalan dengan atribut waktu tempuh, titik RS, titik lokasi kecelakaan.

Output: Garis rute tercepat dan estimasi waktu tiba (ETA) beserta arahan navigasi.

Masalah: Mengarahkan penduduk di zona merah pesisir ke shelter (Tempat Evakuasi Sementara) terdekat.

Data: Jaringan jalan pejalan kaki, Titik kumpul penduduk, Titik Shelter.

Output: Rute dari masing-masing titik penduduk menuju shelter terdekat.

Masalah: Mengevaluasi wilayah jangkauan pemadam kebakaran dalam waktu 5, 10, dan 15 menit.

Data: Jaringan jalan, Titik posko pemadam kebakaran.

Output: Poligon area pelayanan (isochrone) yang memetakan zona jangkauan waktu.

Masalah: Memilih 2 dari 5 kandidat lokasi ruko minimarket agar mencakup populasi konsumen maksimal.

Data: Jaringan jalan, Titik pusat populasi dengan bobot penduduk, Titik kandidat fasilitas.

Output: Fasilitas optimal terpilih beserta garis alokasi (spider lines).

Simulasi Interaktif: Route Analysis

Simulasi sederhana ini menggambarkan logika pencarian rute terpendek menggunakan algoritma graph. *Hanya ilustrasi konsep.

5 km 4 km 6 km 3 km 2 km 5 km A B C D E

Flashcards

Klik kartu untuk membalik dan melihat definisi.

Kuis Uji Pemahaman

Memuat kuis...

Soal 1/10

Glossary (Kamus Istilah GIS)