Media Pembelajaran ArcGIS Pemula
Belajar ArcGIS Dasar Secara Interaktif. Pahami konsep GIS, kenali fungsionalitas software, dan kuasai 50+ tools esensial untuk pemetaan profesional secara gratis, modern, dan mudah.
Konsep Dasar ArcGIS
Pahami fondasi Sistem Informasi Geografis sebelum Anda memulai memanipulasi peta dan data spasial.
Apa itu ArcGIS?
ArcGIS adalah platform perangkat lunak GIS terkemuka dari Esri yang digunakan untuk membuat, mengelola, menganalisis, dan memetakan semua jenis data geografis.
Raster Data
Data spasial berbasis grid atau piksel (seperti foto udara, citra satelit). Setiap sel atau piksel memiliki nilai yang merepresentasikan informasi di permukaan bumi.
Vector Data
Merepresentasikan fitur bumi menggunakan geometri: Titik (Point), Garis (Line/Polyline), dan Area (Polygon). Ideal untuk batas administrasi, jalan, dan lokasi persis.
Coordinate System
Geographic Coordinate System (GCS) menggunakan derajat lintang/bujur pada model globe (contoh WGS 1984). Projected (PCS) memproyeksikan bumi ke bidang datar (contoh UTM).
Shapefile & Geodatabase
Shapefile (.shp) adalah format klasik untuk menyimpan data vektor non-topologis. Geodatabase adalah wadah modern untuk manajemen berbagai jenis tipe data GIS dan aturannya.
Attribute Table
Tabel yang terhubung langsung dengan fitur di peta. Menyimpan informasi tabular terkait objek spasial, memungkinkan query, selection, dan analisis statistik.
Kamus 50+ Tools Dasar ArcGIS
Cari, pelajari, dan kuasai tools fungsional di ArcGIS. Klik setiap tool untuk melihat fungsi detail, cara kerja, dan contoh penggunaannya.
FAQ ArcGIS
Pertanyaan yang sering diajukan saat belajar ArcGIS.
ArcMap adalah aplikasi desktop tradisional dari suite ArcGIS versi lama (32-bit). ArcGIS Pro adalah aplikasi modern (64-bit) dengan antarmuka ribbon terbaru, performa lebih cepat, dan integrasi 3D serta cloud (ArcGIS Online) yang lebih baik.
Masalah ini biasanya terjadi karena Coordinate Reference System (CRS) atau sistem proyeksi layer yang berbeda. Gunakan tool "Project" atau "Define Projection" untuk menyamakan referensi spasial setiap layer.
Shapefile (.shp) adalah format lama yang sebenarnya terdiri dari minimal 3 file terpisah (.shp, .shx, .dbf) dan memiliki batas penyimpanan 2GB. Geodatabase (.gdb) adalah format wadah file modern dari Esri yang lebih tertata, mendukung topologi kompleks, dan menampung data sangat besar.
Geoprocessing adalah proses operasi GIS yang menggunakan alat untuk mengolah data input menjadi data output baru. Contohnya Buffer, Clip, dan Intersect yang berfungsi menganalisis dan memanipulasi geometri peta.
Pindah dari Data View ke Layout View. Di Layout View, Anda bisa mengatur ukuran kertas, menambahkan elemen kartografi wajib seperti Judul, Arah Utara, Skala (Scale Bar), dan Legenda, sebelum mengekspor ke format PDF/JPEG.
Tidak ada yang lebih baik; keduanya memiliki kegunaan berbeda. Vektor lebih baik untuk data diskrit yang memiliki batas jelas (seperti jalan, persil tanah). Raster lebih baik untuk data kontinu seperti elevasi (DEM) atau citra satelit/suhu.
Gunakan fitur "Join Table". Pastikan data Excel Anda tersimpan dalam format .xls/.xlsx atau .csv, lalu cocokkan satu kolom kunci (misalnya ID wilayah) di Excel dengan kolom serupa di Attribute Table shapefile Anda.
Buffer menciptakan area zonasi dalam jarak radius tertentu di sekitar suatu fitur (Titik, Garis, Poligon). Sering digunakan untuk menganalisis area terdampak, misal: zona bahaya 1km di sekitar gunung api aktif.
ArcGIS adalah software berbayar untuk penggunaan komersial. Namun, Esri menyediakan lisensi gratis untuk publik bernama "ArcGIS for Personal Use" (biaya sangat rendah, non-komersial) atau versi Student untuk mahasiswa melalui kampus. Alternatif gratisnya adalah QGIS.
Klik ganda pada ikon warna layer di Table of Contents, atau klik kanan nama layer -> Properties -> Tab Symbology. Anda bisa mengatur warna tunggal (Single Symbol) atau beda warna berdasarkan kategori atribut (Categories / Quantities).